Kasus penularan Covid-19, terutama di dua puluh daerah kabupaten/kota di Jawa Barat, menunjukkan peningkatan. Kondisi ini didasarkan pada kriteria tingkat kematian, tingkat kesembuhan, tingkat kasus aktif, dan tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit (bed occupation room) untuk intensive care unit (ICU) dan ruang isolasi yang terus mengalami peningkatan. Dua puuh daerah kabupaten/kota yang dimaksud adalah: Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Subang, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Garut, Kota Tasikmalaya, Kota Banjar, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Sukabumi.

Untuk itu, Gubernur Jawa Barat memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk kedua puluh wilayah tersebut dalam suatu Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 443/Kep.10-Hukham/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar Secara Proporsional di 20 (Dua Puluh) Daerah Kabupaten/Kota di Jawa Barat Dalam Rangka Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Di dalam regulasi ini, diatur: 1) pemberlakuan PSBB secara proporsional, terhitung sejak tanggal 11 - 25 Januari 2021; 2) pemberlakuan PSBB secara proporsional dalam skala mikro, sesuai level kelas kewaspadaan masing-masing daerah kabupaten/kota; 3) bupati/wali kota berkoordinasi dengan TNI/Polri serta mengoptimalkan peran Satgas Covid-19 dalam pengamanan dan pengawasan pelaksanaan PSBB; 4) masyarakat wajib mematuhi ketentuan pemberlakuan PSBB secara konsisten dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Keputusan Gubernur Jawa Barat ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, yaitu 8 Januari 2021. (SSI)

Secara lengkap isi dari Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 443/Kep.10-Hukham/2021, dapat dilihat pada tautan berikut.

Loading...

0
0
0
s2smodern
powered by social2s