Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
  • FGD Kenaikan Harga Beras dan Solusi Pengendaliannya

    FGD Kenaikan Harga Beras dan Solusi Pengendaliannya

    Senin, 02 Maret 2015 16:12
  • Kebijakan Pengendalian Harga Produk Pertanian di Malaysia, Bagaimana dengan Indonesia???

    Kebijakan Pengendalian Harga Produk Pertanian di Malaysia, Bagaimana dengan Indonesia???

    Senin, 23 Februari 2015 01:04
  • Mari Majukan Kopagro untuk Kesejahteraan Anggotanya

    Mari Majukan Kopagro untuk Kesejahteraan Anggotanya

    Senin, 23 Februari 2015 01:02
  • Seminar Proposal Operasional Penelitian DIPA 2015

    Seminar Proposal Operasional Penelitian DIPA 2015

    Senin, 23 Februari 2015 01:01
  • Peran Organisasi Petani di Perdesaan

    Peran Organisasi Petani di Perdesaan

    Senin, 09 Februari 2015 00:39
  • Sosialisasi Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Peneliti 2015 di Lingkup PSEKP

    Sosialisasi Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Peneliti 2015 di Lingkup PSEKP

    Senin, 12 Januari 2015 06:43
  • PSEKP Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

    PSEKP Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

    Senin, 12 Januari 2015 06:42
  • Pencapaian Swasembada membutuhkan Memobilisasi Penyuluh Swadaya dan Swasta

    Kamis, 08 Januari 2015 02:25
  • Pembenahan Organisasi Petani untuk Mendukung Swasembada

    Kamis, 08 Januari 2015 02:23
  • Pemetaan Daya Saing Pertanian Indonesia

    Pemetaan Daya Saing Pertanian Indonesia

    Senin, 15 Desember 2014 01:32

Kesiapan Sektor Pertanian Menghadapi Pasar Tunggal ASEAN 2015

Kesiapan Sektor Pertanian Menghadapi Pasar Tunggal ASEAN 2015Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian (PSEKP) telah menyelenggarakan Seminar Pembangunan dan Perdesaan pada tanggal 29 Januari 2013, bertempat di Ruang Seminar Lt IV Gedung A PSEKP Jl. A Yani No. 70 Bogor dengan judul “Kesiapan Sektor Pertanian Menghadapi Pasar Tunggal ASEAN 2015”.

Sesuai dengan agenda, seminar dibuka oleh Kepala Bidang Kerjasama dan Pendayagunaan Hasil PSEKP, Prof.Dr. Erizal Jamal. Pemaparan makalah disampaikan oleh Dr. Sahat Pasaribu yang membahas kesiapan Indonesia khususnya sektor pertanian dalam menghadapi pasar tunggal Asean 2015. Kegiatan seminar ini bertujuan untuk mempertajam dan mencari masukan serta saran tentang kesiapan Indonesia dalam menghadapi pasar tunggal Asean 2015. Oleh karena itu, selain para peneliti PSEKP, juga diundang pihak-pihak yang concern terhadap isu pasar tunggal, AFTA diantaranya dari Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian Dirjen teknis lingkup Kementerian Pertanian serta lembaga yang berkompeten lainnya.

Aspek yang menjadi bahasan utama pada seminar ini, antara lain; (1) Pasar bebas regional, pasar tunggal Asean dan Pasar komoditas Andalan, (2) Situasi Indonesia dalam menghadapi pasar tunggal Asean, (3) Fakta statistic nilai ekspor komoditas perkebunan dan buah-buahan Indonesia, dan (4) Strategi, rencana dan implementasi aksi dalam menghadapi pasar tunggal Asean 2015. Setelah pemaparan makalah dilanjutkan dengan diskusi. Banyak peserta seminar yang menyoroti tentang ketidaksiapan Indonesia dalam pasar tunggal Asean. Namun demikian, ada juga yang optimis bahwa Indonesia akan mampu bersaing, mengingat produk Indonesia memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif dibandingkan Negara Asean lainnya.EdY

Informasi tambahan