Tim Peneliti: Bambang Sayaka (Ketua), Dewa K.S. Swastika, Henny Mayrowani, Yonas H. Saputra

Ringkasan
Permintaan kedelai untuk kebutuhan dalam negeri hingga saat ini jauh melampaui produksi nasional. Konsekuensinya adalah volume impor kedelai yang relatif tinggi dari waktu ke waktu yang terus meningkat atau secara relatif mencapai hampir 70 persen dari kebutuhan nasional. Berbagai program untuk meningkatkan produsi kedelelai sudah dilauncurkan oleh pemerintah. Bahkan sasaran pencapaian swasembada kedelai sudah ditetapkan, tetapi karena berbagai hambatan maka sasaran tersebut belum tercapai. Dengan didahului peluncuran Program PATB (Perluasan Areal Tanam Baru) yang mencakup 20 provinsi yang menggunakan dana dari APBN-P 2017 dan Program Pengembangan Kedelai (Refocusing) dengan dana APBN 2018 yang akan dilaksanakan di 22 provinsi, pemerintah menetapkan sasaran hampir 2 juta ha luas tanam kedelai untuk mencapai swasembada pada tahun 2018. Pemerintah juga akan melakukan regulasi tataniaga meliputi regulasi harga, kadar dan pengendalian impor. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan alternatif kebijakan strategis dalam upaya mencapai swasembada kedelai. Penelitian akan dilakukan menggunakan data primer maupun sekunder di daerah produksi kedelai di Jawa maupun Luar Jawa.

Kata kunci: swasembada, kedelai, Jawa, Luar Jawa

0
0
0
s2smodern
powered by social2s