Sosialiasi peraturan terbaru Kepala LIPI tentang Akreditasi Jurnal IlmiahTanggal 1 September 2014, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) telah mengeluarkan peraturan baru tentang penilaian akreditasi jurnal ilmiah. Tujuan utama dikeluarkannya peraturan ini adalah untuk mendorong penerbitan jurnal ilmiah di Indonesia yang sebelumnya dalam bentuk cetak supaya segera dikelola dalam bentuk elektronik. Hal ini diyakini akan lebih meningkatkan aksesibilitas dan visibilitas terhadap terbitan yang dikelola yang berdampak pada peningkatan diseminasi dan sitasi dari artikel yang dihasilkan.

Peraturan dimaksud adalah Peraturan Dirjen Dikti No.1 tahun 2014 dan Peraturan Kepala LIPI No. 3 tahun 2014 tentang Pedoman Akreditasi Terbitan Berkala Ilmiah. Dalam pedoman tersebut telah diatur bahwa mulai tanggal 1 April 2016 jurnal ilmiah yang akan diakreditasi adalah jurnal yang dikelola menggunakan e-journal.

Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dan persiapan untuk menerapkan e-journal ini, maka PSEKP mengadakan sosialisasi kepada para Dewan Redkasi dan pengelola tiga Jurnal ilmiah yang saat ini dikelola PSEKP. Kegiatan berlangsung di kantor PSEKP hari Kamis tanggal 9 Juni 2016.

Ketiga jurnal tersebut perlu dipertahankan akreditasinya yakni Jurnal Agro Ekonomi (JAE) yang memuat tulisan-tulisan primer hasil penelitian,  Forum Penelitian Agro Ekonomi (FAE) yang berisi paper review, serta satu terbitan khusus untuk paper analisis kebijakan pembangunan pertanian yakni Analisis Kebijakan Pertanian (AKP). Nara sumber dalam kegiatan ini adalah Bapak MUkhammad Nurul Furqon dari kantor LIPI, Cibinong, dan dihadiri tidak kurang dari 25 orang peserta.

Sesungguhnya, dengan  berlakunya aturan ini maka mekanisme pengajuan akreditasi dilakukan satu pintu melalui sistem informasi yang dinamakan Arjuna (Akreditasi Jurnal Nasional), sehingga tidak ada lagi perbedaan dan dikotomi antara akreditasi yang dikeluarkan Dikti maupun LIPI.  Secara prinsip instrumen yang baru mengarahkan pengelola jurnal sehingga dapat terbit secara elektronik sesuai prinsip dan standar penerbitan internasional dan mengikut i ketentuan yang dipersyaratkan oleh lembaga pengindeks bereputasi internasional pula.

Terbitan berkala ilmiah yang diajukan untuk akreditasi harus memenuhi persyaratan-persyaratan sebagai berikut, yakni:

  1. Memiliki ISSN baik dalam versi elektronik (e-ISSN) dan atau cetak (p-ISSN) bila terbitan terbit dalam dua versi.
  2. Mencantumkan persyaratan etika publikasi (publication ethics statement) dalam laman website jurnal.
  3. Terbitan berkala ilmiah harus bersifat ilmiah, artinya memuat artikel yang secara nyata mengandung data dan informasi yang memajukan pengetahuan, ilmu, dan teknologi serta seni.
  4. Terbitan berkala ilmiah telah terbit paling sedikit 2 tahun berurutan, terhitungmundur mulai tanggal atau bulan pengajuan akreditasi.
  5. Frekuensi penerbitan berkala ilmiah paling sedikit 2 kali dalam satu tahun secara teratur.
  6. Jumlah artikel setiap terbit sekurang-kurangnya 5 artikel, kecuali jika berbentuk monograf.
  7. Tercantum dalam salah satu lembaga pengindeks nasional (Indonesian Scientific Journal Database (ISJD), Portal Garuda, Pustaka Iptek dan/atau yang setara)

Unsur Penilaian dalam akreditasi terbitan berkala ilmiah tahun 2014 terdiri dari 8, dimana dari kedelapan bagian dapat dikelompokan menjadi bagian dari manajemen jurnal serta manajemen naskah (substansi). Unsur penilaian akreditasi sesuai dengan Perka LIPI N0. 3 tahun 2014 berupa perihal Penamaan, Kelembagaan Penerbit, Penyuntingan dan Manajemen Pengelolaan Terbitan, Substansi Artikel, Gaya Penulisan, Penampilan, Keberkalaan, serta Penyebarluasan. Setiap unsur lalu dipecah menjadi sub unsur dan indikator yang lalu diberikan skor, sehingga skor maksimal adalah 100.  Terbitan Berkala Ilmiah Terakreditasi Nasional dibagi atas 3 kategori, yaitu: (1) kategori A (sangat baik) bilai memiliki nilai lebih dari  85 dengan, (2) B (baik) 70-85, dan (3) Tidak terakeditasi bila nilai akumulasi < 70.

Kegiatan ini dipandang sangat tepat oleh peserta sosialisasi karena bersamaan waktunya dengan mulai diadopsinya sistem e-journal untuk ketiga terbitan PSEKP yang harus dimulai secara penuh tahun depan. Disepakati pula bahwa untuk lebih memahami proses baru ini, para Dewan Redaksi siap untuk mengikuti petunjuk dan latihan praktek sehingga siap pada waktunya.

0
0
0
s2smodern
powered by social2s