Tim Peneliti: Nyak Ilham (Ketua), Tahlim Sudaryanto, Julia F. Sinuraya, Frans B.M Dabukke

Ringkasan
Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasional 2005 – 2025 yang selanjutnya adalah dokumen perencanaan pembangunan nasional untuk periode 20 tahun.  RPJP tersebut diuraikan lebih lanjut menjadi Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional, yang terdiri dari RPJM Nasional I Tahun 2005–2009, RPJM Nasional II Tahun 2010–2014, RPJM Nasional III Tahun 2015–2019, dan RPJM Nasional IV Tahun 2020–2024. Permasalahannya adalah, pergantian pemerintahan pada periode 20 tahun itu, memungkinkan dijumpai suatu perubahan atau diskontuintas program pembangunan sehingga keluar dari rencana utama (grand design) yang telah digariskan dalam RPJP. Hal ini dapat terjadi disebabkan, antara lain: (1) visi dan misi tiap periode pemerintahan berbeda atau kurang sesuai dengan RPJP yang ada; (2) pemerintahan yang baru kurang memperhatikan apa yang sudah dilakukan pemerintahan sebelumnya; dan (3) Cakrawala waktu (time horizon) target pembangunan relatif bersifat jangka pendek. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rekomendasi perbaikan untuk percepatan pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian 2019 untuk pencapaian tujuan pembangunan pertanian 2015-2019 dan merumuskan prioritas program strategis Kementerian Pertanian 2020-2024. Secara terperinci tujuan penelitian ini adalah: (1) Mereview keterkaitan rencana strategis Kementerian Pertanian 2015-2019 dengan rencana strategis, program dan kegiatan tahunan lingkup Kementerian Pertanian; (2) Mengkaji dukungan Kementerian/Lembaga lain dalam pembangunan pertanian; (3) Mengevaluasi kinerja output dan outcome dari program strategis Kementerian Pertanian serta faktor pendorong dan penghambat; dan (4) Mengevaluasi dampak dan pencapaian target tujuan dan sasaran strategis Kementerian Pertanian. Penelitian ini akan dilakukan pada empat provinsi sentra produksi, yaitu: Jawa Barat, Sumatera Utara, Jawa Timur, dan Sulawesi Utara.  Responden yang direncanakan akan digunakan dalam penelitian adalah pejabat/petugas terkait di bidang pertanian dan instnasi terkait secara umum di tingkat pusat, provinsi, kabupaten, dan pengurus kelompok tani di lapangan. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif.

Kata kunci: perencanaan, kinerja, pembangunan, pertanian

0
0
0
s2smodern
powered by social2s