Upaya Meningkatkan Kapasitas Pejabat dan Pranata Kehumasan BalitbangtanArahan Presiden RI pada pertemuan kehumasan Kementerian dan Lembaga diantaranya menyebutkan Humas harus meningkatkan kecepatan dalam merespon dan memberi informasi pada publik, lebih peka dalam memberikan informasi kepada masyarakat, Humas harus mudah ditemui oleh masyarakat serta Humas harus menggunakan cara baru dalam menyampaikan informasi kepada publik.

 Paradigma baru komunikasi publik Kementerian Pertanian (Kementan) adalah mengacu pada dua tujuan, yaitu Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani, sehingga Tim Humas harus mampu membuat opini-opini terhadap apa yang telah dilakukan oleh Kementan, telah mengarah pada dua hal tujuan tersebut. Humas harus mampu memanfaatkan berbagai saluran komunikasi dalam interaksinya kepada masyarakat. Dalam penyampaian informasi, Tim Humas harus cerdas, kreatif dan inovatif serta bersifat dua arah dimana masyarakat bisa langsung berinteraksi dengan pemerintah melalui media (cetak dan elektronik) dan media sosial, selain harus dapat dibangun informasi yang sederhana dan user friendly.

Upaya Meningkatkan Kapasitas Pejabat dan Pranata Kehumasan BalitbangtanDalam rangka untuk meningkatkan ketrampilan prahum Blitbangtan agar memahami dan menguasai media publikasi lebih banyak dengan cara lebih bagus, mampu mengolah dan mengelola informasi dari laporan penelitian/jurnal/prosiding dan sumber tulisan ilmiah lainnya menjadi bentuk informasi yang sesuai untuk media dan media sosial serta dapat menyajikan informsi serta merespon setiap tanggapan masyarakat secara lebih cepat dan tepat, Balitbangtan menyelenggarakan workshop Pengelolaan Informasi Inovasi Pertanian pada tanggal 2-4 Mei 2016 dengan mengundang pakar-pakar Kehumasan.

 Kepala Biro Kehumasan dan Informasi Pertanian Kementan, Dr. Agung Hendriadi dalam presentasinya menyampaikan bahwa Tim Humas harus dekat dengan pimpinan, dekat dengan bidang program, senantiasa terlibat atau mengetahui proses penguatan kebijakan sehingga memahami persoalan. Tim Humas juga harus bisa mengelola informasi sehingga berita positif yang dimunculkan.

Tugas pentingnya adalah melayani informasi untuk media dan masyarakat, sehingga harus memahami benar kebijakan serta apa yang telah dilakukan Kementan. Namun demikian, disadari tidak semua informasi dikuasai oleh Humas. Di sinilah pentingnya Humas melakukan koordinasi dengan pihak-pihak lain yang menjadi stakeholder, tanpa dengan berdebat, berargumern dan memancing konflik.

0
0
0
s2smodern
powered by social2s