Tim Peneliti: Adang Agustian (Ketua), Achmad Suryana, Supena Friyatno, Bambang Winarso

Ringkasan
Benih merupakan faktor produksi utama dan sangat menentukan dalam peningkatan produktivitas usahatani tanaman pangan. Dalam konteks itu, pemerintah terus mendorong penggunaan benih yang efisien melalui kebijakan yang mencakup: aspek teknis, penyediaan dan distribusi maupun harga melalui subsidi (hingga tahun 2017) dan bantuan benih. Untuk menjamin ketersediaan dan kelancaraan distribusi benih bantuan dan bersubsidi, pemerintah senantiasa menyempurnakan proses penyalurannya kepada petani. Karena itu, pemerintah mengupayakan dengan berbagai cara agar benih tersedia bagi petani sesuai prinsip tersebut antara lain melalui: penyaluran benih bersubsidi (hingga tahun 2017), bantuan benih secara gratis melalui berbagai program ke petani, dan cadangan benih nasional. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Melakukan stock-take (inventarisasi) serta menganalisis kebijakan perbenihan padi dan jagung, terutama 10 tahun terakhir; (2) Menganalisis efektivitas implementasi skema kebijakan perbenihan padi dan jagung, dalam mencapai sasaran penyediaan benih di tingkat usahatani secara tepat; (3) Menganalisis pengaruh dampak penggunaan benih unggul terhadap peningkatan produktivitas padi dan jagung; dan (4) Merumuskan alternatif saran kebijakan perbenihan padi dan jagung yang dapat secara efektif dan efisien menyediakan benih Padi dan Jagung di tingkat usahatani secara tepat. Penelitian akan dilakukan di wilayah sentra produksi pangan utama serta merupakan wilayah penerima program peningkatan produksi tanaman pangan dan juga terdapatnya Desa Mandiri Benih, yaitu akan dilakukan di 4 (empat) provinsi:  Jawa Barat, Jawa Tengah, Lampung dan Sulawesi Selatan. Data yang dikumpulkan mencakup data primer dan sekunder. Analsisis data yang akan dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif.

Kata Kunci: Kebijakan perbenihan, subsidi benih, bantuan benih, padi, jagung

0
0
0
s2smodern
powered by social2s