Gelar Teknologi di Taman Teknologi Pertanian SedongGelar Teknologi di Taman Teknologi Pertanian (TTP) Sedong diselenggarakan pada tanggal 28-29 Januari 2016 di Blok Kalampayan, Desa Windujaya, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon.  Pada acara yang bertema “Mendekatkan Teknologi Pertanian kepada Masyarakat” tersebut dilaksanakan pameran, pelatihan, klinik kesehatan hewan, demo teknologi, dan temu wicara dengan petani dan penyuluh.

Pada acara pembukaan Bupati Cirebon, Drs. H. Sunjaya Purwadisastra, M.M., M.Si., memberikan sambutan, diikuti oleh arahan Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. M. Syakir, M.S. dan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ir. H.E. Herman Khaeron, M.Si. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pemberian domba, bibit pohon mangga gedong gincu, dan benih padi yang secara simbolis diserahkan oleh Bupati Cirebon, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, dan Kepala Badan Litbang Pertanian kepada kepada kelompok tani di Kecamatan Sedong. Acara gelar teknologi pertanian ini juga diisi dengan temu wicara antara petani/penyuluh dengan Bupati Cirebon, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, dan Kepala Badan Litbang Pertanian.  Sebagai penutup acara pembukaan, dilakukan penanaman mangga gedong gincu oleh Bupati Cirebon, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, dan Kepala Badan Litbang Pertanian, yang dilanjutkan dengan kunjungan kepada stand-stand yang ada.

Pada sore hari dilakukan kegiatan pelatihan dengan peserta petani dan penyuluh pertanian dengan Bapak Gun Soetopo sebagai mentor.  Bapak Gun Soetopo merupakan tokoh petani yang sukses dalam mengembangkan buah naga dan merupakan Ketua Asosiasi Buah Naga Indonesia.

Dalam sambutannya, Bupati Cirebon menyampaikan ucapan selamat datang dan menyampaikan terima kasih kepada Wakil Ketua Komisi IV DPR RI dan Kepala Badan Litbang Kementerian Pertanian RI atas digelarnya Taman Teknologi Pertanian di Sedong sebagai salah satu bentuk untuk mempercepat penyampaian informasi hasil kajian litbang kepada masyarakat sebagai pengguna, dalam hal ini adalah para petani.  Bupati mengatakan  bahwa TTP Sedong dapat mendorong proses penerapan teknologi oleh petani Cirebon untuk meningkatkan produksi dan mutu hasil pertanian.  Gelar teknologi pertanian oleh Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia diharapkan mampu mendorong dan memotivasi para petani maupun swasta untuk menggunakan inovasi tersebut dalam rangka mendukung upaya  peningkatan ekonomi daerah yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi serta inovasi dalam rangka peningkatan daya saing bangsa dan nilai tambah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menghimbau dan mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya para petani, untuk memanfaatkan seoptimal mungkin TTP Sedong sehingga proses penyerapan inovasi teknologi pertanian yang telah dikaji oleh Badan Litbang Pertanian dapat diadopsi dan diterapkan oleh masyarakat guna peningkatan produksi, produktivas, dan mutu hasil pertanian yang akan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat serta penumbuhan perekonomian di Kabupaten Cirebon.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Dr Muhammad Syakir menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian tahun 2016 membangun 22 Taman Teknologi yang meliputi 6 Taman Sains Pertanian dan 16 Taman Teknologi Pertanian untuk mewujudkan  salah satu Nawacita Presiden Joko Widodo.  Taman Teknologi Pertanian Sedong merupakan salah satu dari enam belas Taman Teknologi Pertanian tersebut.

TTP merupakan bagian dari kegiatan diseminasi teknologi pertanian yang dihasilkan oleh para peneliti Balitbangtan maupun Perguruan Tinggi.  Fokus penyebaran teknologi di TTP Sedong antara lain budi daya dan pengolahan mangga, buah naga, domba, padi, dan beberapa komoditas hortikultura lainnya. Target utama TTP Sedong adalah sebagai daya ungkit ekonomi dari usaha tani melalui penerapan teknologi di lokasi usahatani petani. Teknologi yang dipamerkan dan didemokan pada gelar teknologi meliputi bibit unggul, teknologi budi daya, teknologi pengolahan hasil pertanian, teknologi kesehatan hewan dan alat mesin pertanian dapat menjadi masukan bagi Pemda, penyuluh, dan petani untuk dapat diterapkan di wilayahnya masing-masing di Kabupaten Cirebon khususnya.
Selaras dengan komoditas strategis Kabupaten Cirebon, ikon dari pembangunan TTP Sedong adalah mangga gedong gincu.  Hal ini mengingat bahwa Kabupaten Cirebon merupakan sentra mangga gedong yang mampu menghasilkan mangga gedong gincu kualitas ekspor. Salah satu target utama TTP Sedong adalah menguatkan peran Kabupaten Cirebon khususnya Kecamatan Sedong untuk dapat menghasilkan mangga gedong gincu kualitas ekspor yang berkelanjutan dan mensejahterakan petani.  Selain mangga gedong gincu, komoditas strategis lainnya adalah padi dan ternak domba.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ir. Herman Khaeron, M.Si. menyampaikan komitmennya dalam memajukan pertanian di Indonesia, khususnya di Kabupaten Cirebon. Untuk itu, Badan Litbang Pertanian didorong untuk mengembangkan ruang geraknya dalam menyebarluaskan teknologi pertanian melalui Taman Teknologi Pertanian.

Pembangunan TTP Sedong dilakukan oleh Kementerian Pertanian dalam hal ini Balitbangtan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Cirebon dan stakeholders lainnya, khususnya dari kelompok akademisi, yaitu Perguruan Tinggi (Unswagati dan Unpad). Sebagai pusat kegiatan di TTP Sedong, telah dibangun sarana prasarana pelatihan dan show window inovasi pertanian yang berada di Blok Kalampayan, Desa Windujaya, Kecamatan Sedong.  Sarana prasarana yang telah disiapkan di antaranya adalah ruang serba guna, kantor pengelola (manajemen), gedung alsin, gedung pakan, gedung pengolahan, gedung Rice Milling Unit (RMU), dan kandang ternak sapi.

Gelar teknologi ini dihadiri oleh para petani masyarakat setempat dan para penyuluh pertanian. Hadir juga Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BKP5K)  Kabupaten Cirebon H. Sukma Nugraha, S.H., M.M., Kepala Distanbunakhut (Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan, dan Kehutanan) Dr.Ir.H. Ali Efendi, M.M., dan undangan lainnya.

0
0
0
s2smodern
powered by social2s