Workshop Pemasaran Online Komoditas Pertanian Bagi Petani MudaBoyolali – 28 Oktober 2016, Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian (PSEKP) bekerjasama dengan Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian (BKP3) Kabupaten Boyolali menyelenggarakan “Workshop Pemasaran Online Komoditas Pertanian Bagi Petani Muda” dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ke-36 di Jawa Tengah. Dihadiri oleh 36 peserta dari Kabupaten Boyolali, Demak, Blora, Klaten, Wonogiri, Magelang, Bantul, Batang, Banjarnegara, dan Karanganyar dan satu peserta dari Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Beberapa narasumber yang dihadirkan adalah Isah Kambali, ST. (Pakar media Bisnis Online, Blogger), Pakar Aplikasi Dr. Sunanto, S.ST, MP (Dinas Pertanian TPH Kabupaten Grobogan), dan Praktisi Online Mochammad Pudji Tri Septijono, SP.

Pelaksanaan Workshop ini dilatarbelakangi oleh lemahnya posisi tawar petani disebabkan karena struktur pasar di tingkat petani cenderung monopsoni atau oligopoli, atau bahkan monopoli. Pada umumnya petani menjual hasil pertanian secara konvensional melalui pedagang perantara dengan rantai pemasaran yang panjang. Petani tidak memiliki akses pasar langsung dan harus melalui tengkulak atau pedagang, sehingga hasil panen yang mereka dapat lebih sedikit jumlahnya dan tidak dapat mendukung kesejahteraan hidup Petani. Karena hal itulah Petani merasa dirugikan dan membuat para Petani Muda memilih untuk meninggalkan profesi tersebut dan beralih melakukan usaha lain.

Workshop Pemasaran Online Komoditas Pertanian Bagi Petani MudaPada era baru ini dimana teknologi online sudah semakin maju dan menjadi mudah untuk menjangkau masyarakat banyak, media internet telah menjadi media komunikasi utama untuk mendapat informasi dan menyebar-luaskan informasi. Hal inilah salah satu alasan diadakannya kegiatan workshop ini, komoditas pertanian telah memiliki beragam jenis hasil pertanian yang diminati atau dicari oleh masyarakat. Sehingga diperlukan suatu media dimana Petani khususnya Petani Muda dapat menjual hasil Pertanian atau produk olahan Pertanian langsung kepada masyarakat tanpa memalui rantai pemasaran yang panjang dan merugikan.

Bisnis online dipandang salah satu cara yang dapat mengembalikan gairah Petani Muda untuk kembali dan bangga berprofesi sebagai Petani. Melalui workshop ini para peserta yang terdiri dari Petani Muda Boyolali dan wilayah sekitarnya dapat belajar membangun bisnis online komoditas Pertanian. Sehingga nantinya hal ini dapat meningkatkan nilai jual Petani Muda.

0
0
0
s2smodern
powered by social2s