Surat Edaran Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2020 tentang Penegasan atas Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa pada Masa Bencana Nasional Nonalam Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) telah ditetapkan  sebagai bencana nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020. Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa dalam rangka penanganan keadaan darurat dapat mengacu Pasal 59 Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah serta Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Nomor 13 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa dalam Penanganan Pengadaan Darurat, sebagaimana dijelaskan lebih lanjut melalui Surat Edaran Kepala LKPP Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penjelasan Atas Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Dalam Rangka Penanganan Covid-19.

Berdasarkan hasil evaluasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dengan memerhatikan dinamika kedaruratan, pengadaan barang/jasa Pemerintah dapat diklasifikasikan sebagai (1) sangat relevan , (2) relevan), dan (3) tidak relevan dengan kondisi darurat dalam rangka penanganan Covid-19. Maksud dan tujuan diterbitkannya SE ini untuk memberi penegasan bahwa tidak semua pengadaan barang/jasa pemerintah pada masa status bencana nasional nonalam penyebaran Covid-19 dilaksanakan menggunakan tata cara pengadaan dalam rangka penanganan keadaan darurat.

Isi Pengadaan barang/jasa Pemerintah yang sangat relevan dengan kondisi darurat dalam rangka penanganan Covid-19 seperti yang tercantum pada Pasal 5 adalah pengadaan barang/jasa yang memenuhi kriteria (1) bersifat mendesak, tidak dapat ditunda dan harus dilakukan segera, dan (2) diperlukan untuk penanganan menyangkut keselamatan dan perlindungan masyarakat.KSS

Secara lengkap isi dari Surat Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2020, dapat dilihat di bawah.

Loading...

 

0
0
0
s2smodern
powered by social2s