Surat Edaran Nomor 440/693-Huk.HAM tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berskala Mikro dalam Rangka Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Kota BogorMeneruskan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagai bentuk pencegahan dan pengendalian pandemi Covid-19, pemerintah Kota Bogor mengeluarkan Surat Edaran No. 440/693-Huk.HAM tentang pembatasan kegiatan masyarakat berskala mikro dalam rangka penanganan corona virus disease 2019 di Kota Bogor, yang berlaku sejak tanggal 4 Februari 2021 hingga tanggal 17 Februari 2021.

Pembatasan kegiatan masyarakat berskala mikro ini menerapkan kebijakan tambahan yang memberlakukan pembatasan tidak hanya pada masyarakat, namun pada kendaraan roda 2 dan 4. Aturan ganjil-genap diberlakukan pada kendaraan roda 2 dan 4 di Kota Bogor pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu berdasarkan tanggal, kecuali ambulans, damkar, angkutan umum, kendaraan dinas pemerintah, dan kendaraan tertentu. Namun angkutan umum hanya diperbolehkan beroperasi dimulai pukul 05.00 hingga 21.00 WIB, dengan kapasitas maksimal 50%. Untuk mengurangi lalu lintas kendaraan, pemerintah Kota Bogor melakukan penutupan sepanjang jalan Suryakencana pada pukul 20.00 hingga 24.00 WIB, dan penyekatan beberapa ruas jalan yang bersifat situasional.

Aktivitas yang menimbulkan kerumunan tanpa seijin Satgas Covid-19 tetap dilarang. Resepsi pernikahan selama 2 minggu kedepan dilarang diadakan, kecuali yang suah mengundang tamu atau booking Gedung dan harus ada izin dari Satgas Covid-19. Pengunjung tempat wisata atau sejenisnya dari luar Kota Bogor wajib menunjukkan hasil uji test rapid antigen.

Kebijakan PPKM tetap dilaksanakan dengan penguatan protokol kesehatan 5M, meliputi: Menggunakan masker, Mencuci tangan menggunakan sabun, Menjaga jarak minimal 1 meter, Menghindari kerumunan lebih dari 5 orang, dan Membatasi mobilitas.FRA

Secara lengkap isi dari SE Wali Kota Bogor No. 440/693-Huk.HAM Tahun 2021, dapat dilihat di bawah.

Loading...

 

0
0
0
s2smodern
powered by social2s