Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Indonesia yang telah dimulai sejak tanggal 13 Januari 2021 telah dilakukan secara bertahap kepada tenaga kesehatan, dan petugas pelayanan publik. Untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19 pada kelompok sasaran Lansia, Komorbid, penyintas Covid-19, dan Ibu menyusui, Kementerian Kesehatan RI telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) No. HK.02.02/II/368/2021 terkait petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pada kelompok sasaran tersebut.

Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional telah menyampaikan hasil kajian bahwa vaksinasi Covid-19 dapat diberikan kepada kelompok Lansia, Komorbid, penyintas Covid-19, dan Ibu menyusui dengan terlebih dulu dilakukan anamnesa tambahan. Pada kelompok Lansia (usia 60 tahun keatas) diberikan dua dosis dengan interval pemberian 28 hari. Pada kelompok komorbid hipertensi dapat divaksinasi kecuali jika tekanan darah di atas 180/110 MmHg. Pada kelompok hipertensi dan diabetes dapat divaksinasi sepanjang belum ada komplikasi akut. Penyintas kanker dan ibu menyusui dapat tetap diberikan vaksin. Pada kelompok penyintas Covid-18 dapat divaksinasi jika sudah lebih dari tiga bulan.

Dalam SE tersebut dijelaskan juga bahwa pelaksanaan vaksinasi pada sasaran tunda akan dilakukan setelah proses pembaharuan skrining dan registrasi ulang pada aplikasi PCare. Seluruh Pos Pelayanan Vaksinasi dilengkapi kit anafilaksis dan berada di bawah tanggung jawab Puskesmas atau Rumah Sakit. FA

Secara lengkap isi dari SE No. HK.02.02/II/368/2021 dapat dilihat pada tautan berikut.

Loading...

0
0
0
s2smodern
powered by social2s