Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 7/2021Dalam rangka mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 yang berpotensi meningkat karena perjalanan orang selama hari peringatan wafat Isa Al Masih tahun 2021, perlu dilakukan pembatasan kegiatan bepergian ke luar daerah bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN). Surat Edaran Menteri PANRB ini berisi tiga hal pokok yaitu: (1) larangan kegiatan bepergian ke luar daerah, (2) upaya pencegahan penularan Vovid-19, dan (3) disiplin pegawai.

Larangan yang berlangsung selama empat hari, 1-4 April 2021, berlaku untuk para ASN dan keluarganya. Pengecualian berlaku bagi ASN yang memiliki alasan khusus. Pertama, ASN yang sedang melaksanakan perjalanan tugas kedinasan dengan Surat Tugas yang ditandatangani oleh setidaknya Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atau Kepala Satuan Kerja. Kedua, ASN yang dalam keadaan terpaksa perlu bepergian ke luar daerah, dengan terlebih dahulu memperoleh izin tertulis dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di instansinya masing-masing.

Pegawai ASN wajib melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat serta menerapkan 5M, yaitu menggunaakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas. Juga melakukan 3T (testing: pemeriksanaan dini pada seseorang, tracing: pelacakan pada kontak-kontak terdekat pasien positif Covid-19, treatment: perawatan yang dilakukan apabila seseorang positif Covid-19).

Pejabat Pembina Kepegawaian pada kementerian/lembaga/daerah perlu melakukan upaya dan penegakan disiplin dalam menerapkan SE ini. Bagi pegawai ASN yang melanggar diberikanan hukuman disiplin sebagaimana diatur dalam PP Nomor 53 Tahun 2010 dan PP nomor 49 Tahun 2018SNS.

Secara lengkap isi Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 7/2021 dapat dilihat pada tautan berikut ini

Loading...

 

0
0
0
s2smodern
powered by social2s