Surat Edaran No. HK.02.02/I/1669/2021 tentang Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Melalui Kegiatan Pos Pelayanan Vaksinasi dan Optimalisasi UPT Vertikal Kementerian KesehatanKementerian Kesehatan melalui Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit mempercepat pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dengan target 1 juta dosis per hari. Untuk mengejar target tersebut diperlukan pemanfaatan pos pelayanan vaksinasi dan optimalisasi Unit Pelaksana Teknis Vertikal Kementerian Kesehatan. Terkait hal tersebut, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, mengeluarkan Surat Edaran No. HK.02.02/I/1669/2021 tentang Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Melalui Kegiatan Pos Pelayanan Vaksinasi dan Optimalisasi UPT Vertikal Kementerian Kesehatan yang diterbitkan tanggal 24 Juni 2021 itu. Surat Edaran ini ditujukan kepada Seluruh Direktur RS Vertikal Kemenkes, Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan, seluruh direktur Poltekkes, dan seluruh Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan.

Dalam Surat Edaran ini, disampaikan beberapa hal pendukung percepatan vasinasi Covid-19, yaitu: 1) sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak yang melingkupi TNI, Polri, Organisasi Kemasyarakatan, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Vertikal Kementerian Kesehatan seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), RS Vertikal, Poltekkes, serta peran aktif dunia usaha, 2) untuk memperluas cakupan vaksinasi Covid-19, pos pelayanan vaksinasi agar dapat memberikan pelayanan kepada semua target sasaran tanpa memandang domisili pada KTP, 3) kebutuhan vaksin dan logistik vaksinasi Covid-19 disediakan Kementerian Kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, 4) mempertimbangkan interval vaksin Sinovac dosis 1 dan 2 adalah 28 hari dan vaksin AstraZeneca adalah 8 – 12 minggu, sehingga tidak perlu menyimpan vaksin untuk 2 dosis pada waktu yang bersamaan.FAA, SSI

Secara lengkap isi dari SE No. HK.02.02/I/1669/2021, dapat dilihat pada tautan berikut.

Loading...

 

0
0
0
s2smodern
powered by social2s