Panen Padi Sebagai Awal Terjadinya Proses Regenerasi dan Wahana Kumpul Keluarga Bagi Petani di Kabupaten Rokan Hulu-Riau

Selain sebagai proses awal terjadinya regenerasi tenaga kerja pada sektor pertanian, bagi petani di desa Kelurahan Rokan, Kecamatan IV Kota, Kabupaten Rokan Hulu-Riau, ternyata panen padi juga dimanfaatkan sebagai wahana untuk kumpul keluarga. Hal ini terlihat ketika panen padi dilakukan oleh beberapa petani di desa ini pada tanggal 19 Desember 2017 lalu pada luasan 5 ha. Seluruh anggota keluarga ikut ke lahan sawah, sekalipun yang kerja hanya bapak dan ibunya, sementara anak-anaknya yang masih kecil cukup menyaksikan saja. Dibalik phenomena ini sebenarnya yang cukup menarik adalah selain sebagai wahana untuk kumpul bagi keluarga petani, pada saat yang sama juga telah terjadi proses awal regenerasi tenaga kerja pada sektor pertanian. Anak-anak dapat melihat dan menyaksikan sendiri bagaimana caranya panen, dan lama-lama tentunya mereka akan tertarik dan dengan mudah untuk dapat melakukannya. Hal ini sejalan dengan program Kementerian Pertanian yang sedang dilakukan untuk menarik minat generasi muda untuk terjun di sektor pertanian melalui pengembangan Pertanian Modern yang ditandai dengan penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) pada setiap tahapan proses produksi dan pasca panen. Melalui progam ini diharapkan sektor pertanian mampu memberikan pendapatan bagi keluarga petani yang lebih baik dibandingkan sektor lainnya. Sebagai wujud nyata untuk mensukseskan program ini, berbagai jenis bantuan alsintan dalam jumlah yang sangat besar telah digelontorkan ke Kelompok Tani di seluruh Indonesia sejak tahun 2015.

Menurut penuturan petani setempat, di Desa Kelurahan Rokan ada seluas 55 ha tanaman padi yang siap panen sampai minggu depan bulan Desember ini. Lebih lanjut dikatakan, hasil panen kali ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai rata-rata 5 ton ha. Petani juga mengatakan dengan mulai adanya panen di desa ini tentunya persediaan padi/beras akan meningkat, dan mudah-mudahan harga beras di warung-warung dan pasar tetap stabil. Tidak lupa juga petani mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian yang telah mendorong mereka untuk terus menanam padi.

0
0
0
s2smodern
powered by social2s